Kamis, 04 Oktober 2012

kakek vs cucu



Kakek dan Cucunya yg Bodoh
Suatu ketika, seorang cucu bertanya kepada kakeknya.Cucu: kek, urang mati tu macam mano?Kakek: urang mati tu mamunyo busuk.

Suatu saat pas kakek dan cucunya makan, kake tersebut kentut. Keluarlah bau busuk....''Nah kakek ku lah mati'' kata cucu, diangkat dan dikuburlah hidup2 olehnya.

Hiduplah sang cucu dengan sendirinya tampa si kakek, tampa di sengaja pas duduk2, kentutlah dia. ''nah aku sudah mati'' gumannya sambil kebingungan memikirkan siapa yg menguburkan dirinya. Akhirnya ia mengambil keputusan untuk terjun kesungai.Hanyutlah si cucu tadi, ketika ia hanyut dilihatnya rambutan dengan buah yg lebat, '' kalu aku masih idup, kupanjat tu rambutan'' ucapnya sambil terhanyut di bawak arus. Akhirnya tersangkutlah ia disebuah jamban.Saat itu berkebetulan seorang ulama mau ngambil wudhu, saat mengambil wudhu terdengarlah suara oleh ulama itu dari bawah lantai jamban. ''andai aku masih hidup, sholat tu aku''.Dilihatlah oleh ulama tadi dan diselamatkannya.

Inti dari cerita tsb: dari sekarang belajarlah, tuntutlah ilmu, jangan sampai kita tak tau dengan hal2 bersifat umum. Selanjutnya jika menyampai pesan atau menjawab pertanyaan, jawablah dengan lengkap. Hehehehheh


Kakek dan Cucunya yg Bodoh Part II

Dibawah Sinaran Rembulan Malam, duduk lah kakek dan cucunya d i pelantaran   pondok sambilberbual.
''cung, macam mano kito esok mukat, kito bawak pukat banyak - banyak" ucap si kakek sambil mengunyah goreng ubi. "boleh jugo tuk, dimano rencano nyo tuk?" simbat cucu. "basenglah, pokok a kito cari jo tempat nan elok a" jawab kakek lagi. malam pun berlarut dan menjelang tengah malam tidurlah mereka di pondok yg dikelilingi kebun sayur mayur yg tampak tak beraturan.
keesok paginya, berangkatlah mereka mencari nan menyelusuri sungai untuk mencari lubuk yg cocok. maka bertemu lah sebuah lubuk, tampa panjang waktu, di bentang/pasanglah pukat tadi. sambil memasang pukat kakek memberitahukan pada cucunya " cung, kalgi pas mangkit pukat ambek nan banyak ngno yo" "yo lah tuk" jawab si cucu. selesai lah pukat dipasang, lalu bersitrahatlah mereka. maataharipun semakin condong menandakan hari menjelang sore, bersiaplah mereka untuk memangkitpukat. " cung kau bangkit di sano yo, biar datuk disko" perintah kakek, "yo tuk, amanlah tu" jawab cucu lagi.  setelah beberapa lama selesailah mereka memangkit pukat.

naiklah mereka ke darat, "banyak cung dapat a, datuk ko dikit dapat a, cuma 2 ekok" ucap si kakek sambil memegang tempat ikan. " baammmm.. dikit nian tuk, ko sayo banyak dapat a" ucap sicucu sambil memperlihatkan hasil tangkapannya. alangkah kagetnya si kakek, dengan suara lantang kakek berkata " ooo cung, ngapo daun nan kau ambik, nan di ambik tu ikan, aduh cung... cung a" . dengan rasa takut si cucu menjawab " kan datuk nan nyuruh ngambik nan banyak ngeno, ko nan banyak ngno, nan laen sayo buang lah tuk.

Dengan senyuman  bercampur kesal pulanglah mereka, hanya 2 ekor ikan kecil yg dapat di bawak pulang.===

Tidak ada komentar:

Posting Komentar